Selasa, 06/08/2019 20:25 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Mark Esper mengatakan, AS akan mencegah invasi Turki ke Suriah utara dengan menempatkan Washington pada jalur tabrakan dengan salah satu sekutu NATO utamanya.
"Jelas kami percaya tindakan sepihak apa pun dari mereka (Turki) tidak akan dapat diterima," ujar Esper dilansir The National.
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berulang kali memperingatkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan serangan ke Suriah terhadap Unit Perlindungan Rakyat, milisi Kurdi yang lebih dikenal sebagai YPG, yang didukung AS sebagai kekuatan tempur utama melawan ISIS.
"Turki memiliki hak untuk menghilangkan semua ancaman terhadap keamanan nasionalnya. Insya Allah, kami akan membawa proses yang dimulai dengan (serangan sebelumnya ke Suriah) ke tahap berikutnya segera," katanya.
Menlu: Iran dan AS Masih Saling Kirim Pesan
Iran Kecam Serangan Amerika Serikat di Bandar Abbas
Sembilan Orang Hilang Akibat Ledakan di Pabrik Kertas AS
Komentar Esper muncul setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan melancarkan serangan ke daerah-daerah Suriah yang tetangga Turki untuk memindahkan milisi Kurdi, Unit Perlindungan Rakyat, yang merupakan mayoritas Pasukan Demokrat Suriah, dari perbatasannya.
Keyword : Amerika Serikat Turki Suriah Utara