Iran Minta Cabut Sanksi sebelum Diplomasi

Selasa, 06/08/2019 16:03 WIB

Teheran, Jurnas.com - Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan bahwa upaya diplomasi dengan Amerika Serikat (AS) bakal terwujud, jika Washington bersedia menghapus seluruh sanksi terhadap negara tersebut.

Pernyataan ini disampaikan melalui televisi pemerintah, pada Selasa (6/8), selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.

"Republik Islam Iran berpihak pada pembicaraan dan negosiasi, jika AS benar-benar ingin berbicara. (Tapi) sebelum itu, mereka harus mencabut semua sanksi," tegas Rouhani dilansir dari France24.

Rouhani juga menegaskan bahwa sanksi Amerika terhadap negaranya adalah tindakan "terorisme ekonomi."

Seperti diketahui, ketegangan Washington dan Teheran telah meningkat sejak Presiden Donald Trump menarik tahun lalu dari perjanjian nuklir 2015. AS juga menjatuhkan sanksi baru dan lebih keras pada sektor minyak dan perbankan Iran.

Pemerintah AS pekan lalu mengumumkan sanksi keuangan terhadap Zarif, setelah Trump bulan lalu memberlakukan tindakan serupa terhadap pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei. Sanksi tersebut dilihat sebagai bagian dari kampanye tekanan maksimum AS terhadap Iran.

TERKINI
Prabowo Takziah ke Rumah Megawati, Said PDIP: Tak Ada Bicara Politik Sprindik Baru DJKA, KPK Dalami Aliran Rp3,5 Miliar ke Akbar Himawan Buchari Kasus Ebola di Kongo Tembus 8.000, Pelacakan Kontak Melemah Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Najran Lagi, Tak Jelaskan Ancaman