Sempat Ditahan, Michel Platini Akhirnya Bebas

Rabu, 19/06/2019 13:01 WIB

Paris, Jurnas.com - Mantan Presiden UEFA Michel Platini akhirnya bebas, setelah ditahan untuk menjalani proses interogasi pada Rabu (19/6) dini hari.

Dilansir dari Associated Press, tim komunikasinya mengungkapkan bahwa penahanan Platini sudah berakhir pada pukul 00.30 pagi waktu setempat, setelah ditahan pada Selasa (18/6) malam.

Kepada awak media, Platini yang sempat ditahan dalam penyelidikan kasus korupsi Piala 2022 Qatar, membantah terlibat dalam praktik tersebut.

"Interogasinya panjang. Mereka bertanya kepada saya tentang Euro 2016, Piala Dunia Rusia 2018, Piala Dunia di Qatar, Paris Saint-Germain, dan FIFA," terang Platini.

Dia juga mengaku ditanyai soal penasihat olahraga mantan Presiden Prancis, Sophie Dion, dan Claude Gueant, yang pernah menjabat sebagai sekretaris istana kepresidenan Elysee di bawah Presiden Nicolas Sarkozy.

Dikabarkan, jelang pemungutan suara FIFA, Sarkozy mengadakan pertemuan pada November 2010 dengan mempertemukan Platini dengan Tamim bin Hamad al-Thani, yang saat itu merupakan putra mahkota Qatar.

Al-Thani juga memiliki klub sepak bola Prancis Paris Saint-Germain (PSG), dan Sarkozy sering menghadiri pertandingannya.

Sementara Platini yang menjabat sebagai kepala badan pengatur sepak bola Eropa UEFA, diketahui memilih Qatar.

TERKINI
3 Cara Sederhana Berbakti kepada Orang Tua yang Telah Wafat Legislator Golkar: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafal Prabowo Sentil Kelompok `Doyan Korupsi` Saat Pidato Hari Lahir Pancasila Uruguay Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Tak Ada Nama Luis Suarez