Rouhani Buka Peluang Negoisasi dengan AS

Minggu, 02/06/2019 06:56 WIB

Teheran, Jurnas.com - Presiden Hassan Rouhani membuka peluang negoisasi dengan Amerika Serikat (AS) seandainya negara itu mengikuti peraturan internasional. Namun bebigu, ia menegaskan, Teheran tidak ingin diintimidasi untuk melakukan negosiasi dengan Washington.

"Kami mendukung logika dan pembicaraan jika (pihak lain) duduk dengan hormat di meja perundingan dan mengikuti peraturan internasional, bukan mengeluarkan perintah untuk bernegosiasi," kata Rouhani.

"Kami telah menunjukkan bahwa kami tidak tunduk pada kekuatan intimidasi dan tamak," sambungnya.

Sebelumnya, Rabu (29/5), Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan Iran tidak akan bernegosiasi dengan Washington, tetapi Rouhani mengisyaratkan kemungkinan melakukan negoisasi, jika sanksi yang diberlakukan di negara itu dicabut.

Saat menyampaikan pidato kepada sekelompok atlet Iran, Rouhani mengatakan, pernyataan Trump tanun lalu yang mengancam akan menghancurkan Iran, kini  secara eksplisit mengatakan tidak ingin melakukan perubahan pemerintahan di Iran

"Musuh yang sama yang menyatakan tujuannya tahun lalu untuk menghancurkan Republik Islam Iran, hari ini secara eksplisit menyatakan bahwa mereka tidak ingin melakukan apa pun pada sistem (kami)," kata Rouhani, Sabtu (1/6).

"Jika kita tetap berharap dalam perang dengan Amerika, kita akan menang," sambungnya.

TERKINI
10 Ayat Al-Qur`an Tentang Musibah yang Menenangkan Hati Mengapa Orang Saleh Juga Ditimpa Musibah? 6 Minuman Herbal Hangat yang Ampuh Redakan Radang Tenggorokan Pansus: RUU Daerah Kepulauan Harus Mengakomodasi Ekonomi Biru