Ada Limbah Beracun, 100 Sekolah di Malaysia Diliburkan

Kamis, 14/03/2019 22:50 WIB

Kuala Lumpur, Jurnas.com - Lebih dari 100 sekolah di Malaysia terpaksa diliburkan setelah pembuangan limbah beracun ke sungai yang menyebabkan ratusan orang - didominasi anak-anak- jatuh sakit.

Pekan lalu, sebuah truk diyakini membuang sampah di dekat kota industri Pasir Gudang, negara bagian Johor Selatan, yang mengeluarkan asap berbahaya ke seluruh daerah dan memicu gejala keracunan seperti mual dan muntah.

Menurut kantor berita resmi Bernama, sekitar 500 orang, banyak dari mereka pelajar, menerima perawatan medis setelah menghirup asap dan lebih dari 160 harus dievakuasi ke rumah sakit.

Hingga kini belum jelas jenis gas beracun apa yang telah dilepaskan itu.

Menteri Pendidikan Maszlee Malik pada awalnya memerintahkan penutupan 43 sekolah di daerah itu pada Rabu (13/3), lalu kemudian mengumumkan jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat.

"Kementerian Pendidikan memutuskan menutup semua 111 sekolah di daerah Pasir Gudang," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Kementerian pendidikan meminta agar semua pihak mengambil tindakan pencegahan," tambahnya.

Di akun Facebooknya, Maszlee mengatakan situasi di wilayah itu semakin mengerikan.

Awal pekan, tiga pria orang yang sudah diamankan terkait kasus tersebut. Mereka dalam waktu dekat kemungkinan akan didakwa di pengadilan dan terancam hukuman lima tahun penjara jika terbukti melanggar undang-undang perlindungan lingkungan.

TERKINI
Tentara dan Pemukim Israel Lukai Warga Palestina di Dekat Hebron Trump Sebut Ia Bisa Bertemu Pemimpin Iran jika Kesepakatan Tercapai UNIFIL Catat 69 Pelanggaran Wilayah Udara Lebanon oleh Israel Harga MinyaKita Bakal Naik, Legislator PKB: Sanksi Tegas bagi Penimbun