Minggu, 03/02/2019 17:30 WIB
Washington, Jurnas.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjuk mantan dokternya Laksamana Muda Ronny Jackson sebagai asisten dan penasihat medis utamanya.
Pengumuman yang datang pada Minggu (3/2) di Gedung Putih itu mengikuti keputusan Trump untuk mencalonkan kembali Jackson untuk bintang kedua, karena tidak adanya tindakan oleh Kongres sebelumnya.
Dikutip dari Associated Press, nominasi Jackson sempat tertunda tahun lalu setelah Trump menominasikannya untuk memimpin Departemen Urusan Veteran.
Kala itu, dokter angkatan laut tersebut menarik diri dari nominasi, menyusul tuduhan pelanggaran profesional yang diselidiki oleh Pentagon.
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
Trump: Satu-satunya yang Memutuskan Gencatan Senjata Adalah Saya
10 Poin Tuntutan Iran ke Amerika Serikat untuk Akhiri Konflik
Jackson memang membantah melakukan pelanggaran. Dia mengatakan telah memimpin tim medis untuk pemeriksaan fisik Trump tahun lalu, dan menyebut presiden dalam kondisi kesehatan yang sangat baik, dan memiliki gen sangat baik pula.
Atas jasanya itu, seorang pejabat Gedung Putih yang enggan disebut namanya, mengungkapkan bahwa Trump menganggap Jackson penasihat medis dan dokter yang dapat dipercaya.
Keyword : Asisten TrumpAmerika Serikat