Rabu, 02/01/2019 06:01 WIB
Jakarta - Tim Gerak Cepat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan penyuluhan kesehatan kepada korban tsunami Banten dan Lampung.
Penyuluhan dilakukan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang mencakup membiasakan cuci tangan pakai sabun, ASI eksklusif, kesehatan lingkungan, kebersihan perseorangan.
Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengatakan untuk menjaga kesadaran para korban dalam melakukan PHBS dapat dilakukan dengan mengintervensi hal-hal yang paling dekat dengan mereka seperti pemasangan poster kesehatan di tempat yang sering dilalui mereka.
“Intervensi promosi kesehatan penting dilakukan untuk mengingatkan masyarakat akan kesehatan. Saya mengharapkan para korban di sana, walaupun tengah dilanda tsunami yang mengubah struktur lingkungan yang memudahkan penyebaran penyakit, mereka tetap bisa menjaga kesehatan diri sendiri da keluarganya,” kata Nila.
Putra Pimpinan Hamas Tewas dalam Serangan Israel
Pemda Diminta Cermat Perhitungkan Daya Tampung SPMB 2026
Sahroni Ingatkan Warga Tuntaskan Konflik Lewat Jalur Hukum
Penyuluhan dilakukan di 6 titik di Banten, yakni SMPN 1 Carita, Posko Tembong, Posko Loka Wisata Pasanggrahan, Posko MT. Al-Ikhlas, Posko MTsN 2 Pandeglang, Posko Sport Center Labuan.
Adapula 6 titik posko di Lampung, yakni Posko Bob Bazar, Posko Puskesmas Pembantu Canti, Posko Pengungsian Banding, Posko Puskesmas Rajabasa, Posko RS Lapangan Rajabasa, dan Posko Pengungsian Kalianda.
Penyuluhan dilakukan melalui media cetak seperti poster, leaflet, spanduk, dan video. Selain melakukan penyuluhan tim juga memberikan bantuan berupa alat kebutuhan sehari-hari kepada korban tsunami di Banten dan Lampung.
Keyword : Penyuluhan Kesehatan Tsunami Banten