Senin, 24/12/2018 10:36 WIB
Rakine - Polisi Myanmar ditemukan tewas penuh dengan tusukan peluru di negara bagian Rakhine utara, jantung konflik Rohingya yang meletus tahun lalu.
"Tubuhnya ditemukan dua hari lalu dengan luka tembak di wajah, lengan dan kakinya," menurut Global New Light, yang didukung pemerintah Myanmar pada Minggu (23/12).
Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, Terbitkan Rekomendasi Khusus untuk PT TSHI
Lima Kali Gagal Mediasi, KLB Dinilai Jalan Keluar Konflik KOWANI
Gagas LBH Digital, Rizki Faisal Dapat Penghargaan dari Wartawan Parlemen
Laporan Global New Light pada Minggu itu tidak mengidentifikasi dugaan pelaku penembakan itu, tetapi mengatakan pihak berwenang menemukan lubang perlindungan di dekat tempat kejadian, selongsong peluru dan biskuit yang diproduksi di Bangladesh.
Lebih dari 720.000 Rohingya melarikan diri dari Rakhine utara ke Bangladesh setelah Myanmar melancarkan penindasan terhadap sebagian besar minoritas Muslim pada Agustus 2017.
Penyelidik PBB ingin jenderal senior Myanmar diadili karena genosida, tetapi militer mengatakan mereka menanggapi serangan terhadap pos penjaga perbatasan oleh pejuang Rohingya yang menewaskan sekitar puluhan pasukan keamanan.
Tentara Myanmar minggu ini menyerukan gencatan senjata langka terhadap kelompok-kelompok bersenjata etnis di timur laut negara itu, tetapi negara bagian Rakhine tidak termasuk.