Jum'at, 09/11/2018 10:20 WIB
Teheran - Pengiriman sistem pertahanan udara S-300 Rusia ke Suriah tidak menjamin 100 persen negara itu aman dari serangan Israel. Hanya saja sistem itu mampu meminimalisir kemungkinan serangan Zionis dan sekutunya.
Demikian disampaikan kepala biro politik Suriah Brigjen Jenderal Hasan Ahmad Hasan kepada Sputnik dalam sebuah wawancara yang dirilis pada Kamis (8/11).
"Oleh karena itu, saya tidak bisa mengatakan bahwa pada akhirnya tidak akan ada kemungkinan seperti itu, namun, kemungkinan agresi ini mencapai tujuannya telah diminimalkan," sambungnya.
Tiga Negara Teken Kerangka Kerja Kesepakatan Akhiri Konflik Lebanon
NATO Ungkap 5.000 Penerbangan Militer AS Sokong Operasi Lawan Iran
PBB: Israel Sengaja Targetkan Anak-anak
Keyword : IsraelTimur TengahS-300 Rusia