Jum'at, 09/11/2018 10:20 WIB
Teheran - Pengiriman sistem pertahanan udara S-300 Rusia ke Suriah tidak menjamin 100 persen negara itu aman dari serangan Israel. Hanya saja sistem itu mampu meminimalisir kemungkinan serangan Zionis dan sekutunya.
Demikian disampaikan kepala biro politik Suriah Brigjen Jenderal Hasan Ahmad Hasan kepada Sputnik dalam sebuah wawancara yang dirilis pada Kamis (8/11).
"Oleh karena itu, saya tidak bisa mengatakan bahwa pada akhirnya tidak akan ada kemungkinan seperti itu, namun, kemungkinan agresi ini mencapai tujuannya telah diminimalkan," sambungnya.
Terdampak Konflik Regional, Ekonomi Lebanon Diproyeksi Anjlok 6,4 Persen
Trump Tuding Iran Belum Siap Rundingkan Kesepakatan Perdamaian
PM Malaysia Kecam Tender Pemukiman Israel di Tepi Barat
Keyword : IsraelTimur TengahS-300 Rusia