Kamis, 08/11/2018 16:50 WIB
Jakarta - Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa seorang nelayan ditembak mati oleh pasukan angkatan laut Mesir ketika dia sedang memancing di lepas pantai Jalur Gaza.
Ketua Komite Serikat Nelayan, Zakaria Bakr, mengatakan bahwa Mustafa Abu Ouda yang berusia 32 tahun telah memancing sendirian di kapalnya di lepas pantai kota perbatasan selatan Rafah.
Para nelayan Palestina menderita pembatasan ketat Israel terhadap penangkapan ikan, di samping rintangan angkatan laut Mesir di dekat perbatasan selatan Gaza.
Dalam beberapa tahun terakhir, setidaknya tiga nelayan Palestina dilaporkan tewas oleh api Mesir.
Negosiator Iran Sebut Pembicaraan dengan AS Tunjukkan Kemajuan
Kementerian LH: TPA Wajib Hentikan Open Dumping Paling Lambat Agustus 2026
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut
Hal tersebut pun membuat para nelayan untuk berpikir dua kali jika ingin menangkap ikan di kawasan tersebut.
Keyword : Nelayan Palestina Jalur Gaza Mesir