Senin, 15/10/2018 22:20 WIB
Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut ada kemungkinan jurnalis Jamal Khashoggi telah dibunuh oleh `pembunuh nakal`, di saat pemerintah Arab Saudi mati-matian menepis tudingan terlibat dalam kasus tersebut.
“Penolakan itu sangat, sangat kuat,” kata Trump kepada awak media di Gedung Putih, Washington, AS pada Senin (15/10).
“Kedengarannya bagi saya seperti mungkin ini ulah pembunuh nakal, siapa yang tahu,” imbuhnya.
Setelah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz, Trump mengatakan bahwa Saudi sudah menyangkal tudingan keterlibatan dengan sangat kuat.
Saudi Berlakukan Aturan Baru Masuk Makkah jelang Musim Haji
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
DPR Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Aman dan Nyaman
Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Trump akan mengendurkan tekanannya terhadap Saudi. Padahal sebelumnya, Presiden AS menyatakan tegas akan menyelesaikan kasus Khashoggi hingga ke akar-akarnya.
“Trump mengambil posisi hati-hati untuk memberikan sanksi berat. Harus ada bukti itu kesalahan Saudi,” tulis AFP.
Keyword : Khashoggi Arab Saudi Amerika Serikat