Sabtu, 13/10/2018 23:17 WIB
Jakarta – Berdasarkan monitoring data dan analisa yang dilakukan oleh Lembaga Pusat Koordinasi dan Respons Insiden Siber Jepang JPCERT/CC, Indonesia dalam ancaman bancana siber. Penyebabnya, karena kondisi internet Indonesia masih masuk kategori buruk.
“Kondisi kesehatan internet di Indonesia tergolong buruk dan menunjukkan risiko yang tinggi terutama karena banyaknya open DNS Server dan Open SMNP Server yang beroperasi,” kata Analis Keamanan Informasi JPCERT/CC, Katsuhiro Mori dalam keterangan resminya, Sabtu.
Komisi III DPR: Revisi UU Polri Harus Perkuat Penanganan Kejahatan Siber
Jepang Minta Iran Pastikan Keamanan Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz
Setelah 3 Bulan Lumpuh, Iran Mulai Pulihkan Jaringan Internet Internasional