Selasa, 02/10/2018 15:25 WIB
Jakarta – Upaya pemerintah melakukan sertifikasi guru masih terkendala daya tampung Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ada di sejumlah perguruan tinggi. Padahal masih ada sekitar 500 ribu guru yang belum disertifikasi.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Supriano mengatakan, tahun ini pemerintah hanya mampu melakukan sertifikasi untuk 20.000 guru. Jumlah itu disebut akan meningkat tahun depan.
“Tahun depan 40.000. Kenapa tidak maksimal? Karena tergantung LPTK-nya, berapa perguruan tinggi sanggup menampung,” kata Supriano kepada awak media usai Lokakarya Nasional bertajuk `Hak atas Pendidikan berarti Hak untuk Guru dan Tenaga Kependidikan yang Berkualitas`, bersama Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan Kantor Perwakilan UNESCO Jakarta pada Selasa (2/10).
Seperti diketahui, saat ini jumlah guru di Indonesia sebanyak 1,4 juta. Kurang dari satu juta guru telah disertifikasi. Sementara 500 ribu sisanya masih menunggu.
Menuju 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Dunia Kerja Ketat, Wamenaker Minta Mahasiswa Perkuat Kompetensi-Sertifikasi
Guru Akui TPG Bantu Tingkatkan Mutu Pembelajaran di Kelas
Supriano mengatakan, sejumlah cara sedang dikaji pemerintah, termasuk dalam hal ini mengubah skema program profesi pendidikan guru (PPG).
“PPG itu tiga bulan. Satu bulan daring, dua bulan tatap muka. Bisa kan daringnya sekarang, tatap mukanya tahun depan. Itu semua sedang didiskusikan,” tandasnya.
Keyword : LPTK PPG Guru Sertifikasi Kemdikbud