India Tembaki Helikopter Pakistan di Kashmir

Senin, 01/10/2018 05:50 WIB

Poonc - Pemimpin wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan menuduh pasukan India menembaki helikopternya saat mengudara dekat garis kontol yang paling termiliterisasi (LoC), perbatasan yang secara  de fakto membagi wilayah tersebut.

Insiden itu terjadi di Poonc, salah satu wilayah yang paling terpencil antara Jammu dan Kasmir. Saat itu, Perdana Menteri Azad Kashmir, Raja Farooq Haider Khan sedang ke desa terdekat untuk memberikan belasungkawa kepada keluarga seorang politisi lokal yang meninggal.

"Helikopter saya bahkan tidak melakukan pelanggaran apa pun dan terbang dengan baik dalam sisi kami dari LoC ketika pasukan India melepaskan tembakan," Perdana Menteri  Azad Kashmir, Raja Farooq Haider Khan.

"Tentara India melepaskan tembakan untuk menunjukkan bahwa Pakistan telah melanggar wilayah udara mereka," kata pernyataan Khan.

Juru bicara tentara India, Letnan Kolonel Devender Anand, mengatakan helikopter itu melanggar ruang udara India di sepanjang LoC di Poonch sekitar pukul 12 siang waktu setempat (06:30 GMT).

"Itu bisa jadi helikopter sipil yang  terbang sangat tinggi. Penjaga udara di lokasi depan telah mengikatnya dengan senjata kecil," kata Anand.

Lebih lanjut Khan mengatakan, helikopternya tidak bersenjata. "Kami tidak ingin ada histeria perang di wilayah ini," katanya.

Sekedar diketahui, India dan Pakistan sama-sama mengklaim wilayah Himalaya secara penuh. Daerah ini sudah banyak menelan korban dalam beberapa bulan terakhir.

Insiden ini kemungkinan akan semakin memperburuk hubungan antara dua tetangga yang berperang dua dari tiga perang mereka memperbutkan Kashmir. (Al Jazeera)

TERKINI
Mendes Gandeng Peradiprof Perkuat Pemahaman Hukum Kades dan Perangkat Desa Menko PM Dorong Penguatan UMKM dan Ekraf, Targetkan 10 Juta Lapangan Kerja KAI: 84 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Kembali ke Rumah Natalius Pigai Batal Tetapkan Status Aktivis HAM