Senin, 10/09/2018 13:05 WIB
Paris - Tujuh orang termasuk dua turis asal Inggris terluka dalam serangan terror yang terjadi di Paris, Minggu (10/9) malam. Menurut keterangan saksi mata, seorang pria bersenjata pisau melakukan serangan acak, sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh pejalan kaki setempat.
Dilansir dari AFP, empat korban kini berada dalam kondisi kritis. Sementara tersangka yang diyakini sebagai warga negara Afganistan telah ditangkap.
“Dia menargetkan orang asing tetapi tidak ada apa pun pada tahap ini yang menunjukkan tanda-tanda sifat teroris,” kata polisi setempat.
Diketahui, kekacauan meletus di tepi Bassin de la Villette, area yang populer bagi penduduk setempat dan pengunjung yang sering mengunjungi kafe, bioskop, dan tempat budaya lainnya di sepanjang tepiannya, tepat setelah pukul 23:00 (2100 GMT).
WN Prancis Terinfeksi Virus Hanta Kini dalam Kondisi Kritis
UEA Perbarui Daftar Teroris, Masukkan 16 Individu dan 5 Perusahaan
Inggris-Prancis Jadi Tuan Rumah Konferensi Bahas Selat Hormuz
Saksi mata Youssef Najah, 28, mengatakan dia berjalan di samping kanal ketika di saat bersamaan melihat seorang pria berlari dan memegang pisau sepanjang 25-30 cm (10-11 inci).
"Ada sekitar 20 orang mengejarnya. Mereka mulai melemparkan bola-bola kecil ke arahnya," kata Najah.
"Sekitar empat atau lima bola memukul kepalanya, tetapi mereka tidak bisa menghentikannya," tambahnya.
Menurut saksi yang sama, penyerang itu kemudian berlari ke dalam gang, tempat di mana pria itu berusaha bersembunyi di belakang dua turis Inggris.
“Kami berkata kepada mereka, ‘Hati-hati, dia punya pisau.’ Tapi mereka tidak bereaksi," lanjutnya.