Venezuela Kecam Rencana AS Tumbangkan Presiden Maduro

Senin, 10/09/2018 10:45 WIB

Washington - Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza mengecam pemerintah Amerika Serikat (AS) menyusul laporan dugaan pertemuan rahasia untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.

"Kami mengecam rencana intervensi dan dukungan untuk konspirasi militer oleh pemerintah Amerika Serikat melawan Venezuela," kata Jorge Arreaza melalui akun Twitternya.

Pernyataannya datang sebagai tanggapan atas laporan New York Times, Sabtu, yang mengatakan pejabat Amerika mengadakan pembicaraan dengan mantan komandan militer Venezuela untuk melakukan kudeta, tetapi Washington akhirnya memutuskan untuk tidak mendukung upaya itu.

Di postingan lainnya, Arreaza mengatakan, pertemuan antara pejabat ASdan komplotan kudeta untuk mempromosikan tindakan kekerasan guna menyerang demokrasi Venezuela dan perdamaian nasional tidak dapat diterima dan tidak dapat dibenarkan.

"Venezuela menolak segala macam gangguan," tulisnya.

Dari kabar yang beredar, ada 11 pejabat AS dan mantan pejabat AS dan satu mantan komandan militer Venezuela yang berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.

Menurut Time, komandan militer Venezuela ada di daftar pejabat Venezuela yang disetujui Washington.

Pada 21 Mei, administrasi Trump menolak pemilihan presiden Venezuela sebagai "kepura-puraan" dan meningkatkan tekanan ekonomi dan diplomatik terhadap pemerintahan Maduro. (aa)

TERKINI
Hukum Puasa Tasua 9 Muharram Digabung dengan Qadha Ramadan Kilas Balik Hari Asyura, Momen Kemenangan Tauhid di Laut Merah Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharram 2026, Menghapus Dosa Setahun Lalu Alvarez: Messi Adalah Pemain Terbaik Sepanjang Masa