Polri Terjunkan Polwan Bantu Korban Gempa Lombok
Senin, 06/08/2018 18:49 WIB
Jakarta - Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menerjunkan ratusan anggota ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka dikerahkan untuk membantu para korban pascagempa 7 SR.
Kapolri Jenderal
Tito Karnavian mengatakan, ratusan Brimob dikerahkan ke
Lombok. Selain anggota Brimob, Polri juga akan mengerahkan tim DVI sebanyak 100 orang dan Polisi Wanita (Polwan).
"Kita sudah kirim pasukan Brimob sebanyak 460 orang dari Mabes Polri, Kelapa Dua, dari Polda Jatim kemudian juga brimob yang ada di Sumbawa ditarik ke
Lombok. Kemudian kita juga kirim personel kesehatan 5 tim masing-masing 20 orang jadi 100 orang. Kita rencana menurunkan Polwan dalam rangka untuk membantu menghilangkan trauma, namanya trauma healing, khususnya balita dan anak-anak," ucap Tito di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/8/2018).
Polwan yang dikirim diharapkan memiliki kemampuan melaksanakan tugas kemanusian. Terkait hal itu, Tito sedang berkoordinasi dengan Biro Sumber Daya Manusia.
"Dipilih polwan-polwan yang memiliki pengalaman untuk trauma healing. Jumlahnya berapa nanti kita lihat semampunya berapa yang kita kirim. Prinsip kita membantu mendukung. Ini kan operasi kemanusiaan," kata Tito.
Tito juga meminta agar seluruh polda mengirim anggotanya untuk membantu para korban. Setiap polda juga diminta untuk mengirim bantuan sembako bagi korban gempa
Lombok.
"Saya juga meminta kepada Polda-Polda untuk sebisanya membantu mengirimkan mungkin selimut atau makanan ringan, mie instan, makanan yang tahan lama untuk secara sukarela dari jajaran polda seluruh Indonesia. Kalau situasi sudah dapat diatasi oleh masyarakat, otoritas lokal yang dari mabes secara bertahap kita akan tarik. Mudah-muadahan cepat selesai," tutur mantan Kapolda Metro Jaya itu.
TERKINI
Iran Sebut Serangan AS Tewaskan Lima Warga Sipil di Selat Hormuz
KPK Periksa Kepala Kantor PT Semen Padang Riau
KY Gelar Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung dan Ad Hoc
MBS Kutuk Serangan ke UEA, Tegaskan Dukungan bagi Stabilitas Kawasan