Selasa, 31/07/2018 19:55 WIB
Tokyo - Sekitar 300 warga Jepang sepanjang Juli tahun ini tewas akibat cuaca ekstrem. Suhu di atas 40 derajat Celcius itu hampir dirasakan di seluruh penjuru negeri itu.
Menurut Anadolu, Pemerintah Negeri Sakura itu mengungpkan, bahwa suhu ekstrem tersebut merupakan tertinggi sepanjang sejarah.
Menurut laporan media setempat yang mengutip Otoritas Manajemen Bencana, hanya dalam sebulan, gelombang panas itu telah menewaskan 300 orang bahkan lebih. Bahkan ribuan lainnya dievakuasi ke rumah sakit.
Sementara itu, lebih dari 200 kematian disebabkan oleh hujan deras dan banjir yang dipicu oleh gelombang panas, dan masalah kesehatan lainnya yang berkaitan dengan gelombang panas.
Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Ingatkan Bahaya Haji Ilegal dan Cuaca Ekstrem
PM Jepang dan Australia Sepakat Amankan Pasokan Energi
Pria Ini Bunuh Istri Lalu Jasadnya Dibakar di Kebun Binatang
Menurut Kantor Berita Kyodo, lebih dari 57.000 orang dirawat di rumah sakit sepanjang 30 April-29 Juli.
Keyword : Jepang cuaca ekstrem