Kepanikan Jerman dan Kelihaian Meksiko

Senin, 18/06/2018 06:50 WIB

Moskow -  Rekor tujuh kali bagi Jerman yang tak pernah terkalahkan pada laga pembuka setiap iven Piala Dunia, akhirnya tak berkutik kali ini. Jerman ditaklukkan Meksiko dengan skor 0-1.

Dengan kemenangan Meksiko kali ini, maka menambah catatan sebagai timnas yang menambah daftar kali keenam beruntun yang belum pernah terkalahkan setiap laga perdana Piala Dunia.

Kekalahan Jerman ini, bikin Pelatih timnas Jerman Joachim Loew mengatakan tidak perlu panik. Kata dia, Jerman memperlihatkan begitu banyak kesalahan sebagaimana yang dilakukan mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.

Dan Meksiko, menurutnya, tentu saja telah mengerjakan pekerjaan rumahnya ketika mereka kembali mengeksploitasi sang lawan dan semestinya dapat mencetak lebih banyak gol. "Pada babak pertama kami bermain sangat buruk. Kami tidak mampu menerapkan cara bermain kami yang biasanya," kata Loew pada konferensi pers.

"Tidak perlu panik hanya karena kami kalah dalam satu pertandingan," kata Pelatih Loew.

Lapisan kami sering tidak bagus dan kami tertinggal beberapa kali di mana hanya Jerome (Boateng) dan diri saya sendiri di belakang," kata bek tengah Hummels, salah satu dari beberapa pemain Jerman yang tidak akan mau menyaksikan rekaman gol Hirving Lozano pada menit ke-35.

Itulah mengapa pada babak pertama permainannya terlihat seperti itu dan Meksiko layak memenanginya. "Jika tujuh atau delapan pemain menyerang maka sudah jelas bahwa kekuatan serangan kami lebih hebat," kata Hummels.

"Namun itu adalah sesuatu yang telah sering saya bicarakan internal. Saya tidak selalu menghasilkan buah." Toni Kroos menyadari bahwa Jerman, kini menghadapi situasi yang tidak biasa. "Kami sekarang berada di bawah tekanan, kami harus mendapatkan enam poin dari pertandingan-pertandingan berikutnya," ucapnya. (Reuters)

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas