Jum'at, 25/05/2018 11:10 WIB
Beirut - Presiden Lebanon Michel Aoun pada Kamis (24/5) kemarin mengeluarkan keputusan resmi terkait penetapan Saad Hariri sebagai perdana menteri baru, dan menugaskannya segera membentuk kabinet baru.
Dilansir dari Xinhua, Hariri menerima 111 dari total 128 suara setelah Aoun menggelar konsultasi mengikat dengan anggota parlemen sepanjang Kamis kemarin.
"Setelah berdiskusi dengan Ketua Umum Nabih Berri, presiden telah memanggil Hariri untuk membentuk pemerintah," demikian pernyataan pemerintah.
Hizbullan menyatakan abstain dalam menentukan sosok perdana menteri. Namun kelompok tersebut menyampaikan bersedia bekerja dengan siapapun yang ditunjuk oleh presiden.
Hizbullah Ancam Tutup Bandara Imbas Larangan Terbang Pesawat Iran
Tentara Lebanon Dikerahkan ke Selatan Pascapenarikan Israel
Biaya Rekonstruksi Pascaperang Lebanon Tembus Rp360 Triliun
"Saya akan bekerja mulai saat ini untuk membentuk pemerintah persatuan nasional. Tidak ada yang melindungi kita kecuali persatuan," ujar Hariri kepada awak media.
Sebelumnya pada November lalu, Saad Hariri mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri, setelah mendapatkan ancaman pembunuhan. Adanya ancaman itu karena Hariri kerap mengkritik kelompok Syiah Hizbullah di Lebanon.
Keyword : Lebanon Hizbullah Saad Hariri