Kualitas Udara di India Setara dengan 50 Batang Rokok

Senin, 14/05/2018 10:10 WIB

Delhi - Pada 2014 silam, ibu kota India New Delhi didaulat sebagai kota paling tercemar di dunia oleh World Health Organization (WHO). Dua tahun kemudian, kota ini mencatatkan tingkat pencemaran tertinggi dalam enam tahun

Kendati sudah bukan lagi menduduki sebagai kota paling tercemar tahun ini, New Delhi tetap mengkhawatirkan. Dari 15 tercemar di dunia, New Delhi berada di peringkat 14 dengan konsentrasi PM 2,5.

PM 2,5 mengacu pada partikel atmosfer yang memiliki diameter kurang dari  2,55 mikrometer. Yaitu sekitar tiga persen diameter rambut manusia.

Partikel dalam kategori ini sangat kecil, sehingga hanya bisa dideteksi dengan mikroskop elektron saja.

Dilansir dari Asian Correspondent, karena partikel-partikel ini kecil dan ringan, maka cenderung betada lebih lama di udara. Artinya kemungkinan manusia dan hewan menghirupnya sangat besar.

Jika partikel ini masuk ke dalam tubuh, maka benda mikroskopis ini akan menembus ke dalam paru-paru dan ikut mengalir dalam peredaran darah.

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh partikel ini antara lain asma, serangan jantung, bronkitis, dan masalah pernapasan lainnya, serta kematian akibat jantung dan paru-paru.

Kualitas udara buruk di India tidak hanya memengaruhi kondisi lalu lintas dan penerbangan, namun juga menyebabkan marmer putih Taj Mahal menjadi kecoklat-coklatan.

TERKINI
Hizbullah: Gencatan Senjata Tidak Bisa Sepihak, Janji Balas Serangan Israel Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi Apa Itu Super El Nino? Ini Prediksi Terbaru dan Dampaknya ke Dunia Negosiator Iran Sebut Pembicaraan dengan AS Tunjukkan Kemajuan