Ternyata Puasa Bisa untuk Diet, Ini Tipsnya

Senin, 07/05/2018 21:30 WIB

Jakarta - Pola makan saat berpuasa hendaknya bisa menjaga berat badan kita tanpa adanya peningkatan atau penurunan. Namun begitu, Ramadan menjadi waktu yang baik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badannya.

Menurut Konsultan Ahli Kesehatan Kerja & Kesehatan Dirgantara Dr. Wendri W. P. Pelupessy, MKK,DKK, AME W. P. Pelupessy, saat berpuasa dalam waktu yang lama hendaknya konsumsi makanan yang lambat dicerna seperti makanan mengandung serat dibandingkan dengan makanan yang cepat dicerna.

Makanan lambat cerna akan bertahan hingga 8 jam, sementara makanan cepat cerna hanya bertahan antara 3 hingga 4 jam.

"Makanan lambat cerna adalah makanan yang mengandung biji-bijian dan benih seperti gandum, millet, semolina, kacang-kacangan, lentil, tepung terigu utuh, beras kasar, dll (disebut karbohidrat kompleks)," papar dr Wendri.

Makanan cepat cerna adalah makanan yang mengandung gula, tepung putih, dll (disebut karbohidrat olahan).

"Makanan kaya serat adalah makanan yang mengandung, gandum, biji-bijian dan biji-bijian, sayuran seperti buncis, kacang polong, sem (papry), sumsum, mealies,bayam, dan herbal lain seperti methie, daun bit (kaya zat besi) , buah dengan kulit aprikot, buah kering terutama kering, buah ara dan plum, almond, dll," tambahnya.

Komposisi makanan yang hendak dimakan hendaknya seimbang yang terdiri dari masing-masing kelompokan makanan seperti buah, sayuran, daging/ayam/ikan,roti/sereal, dan produk susu.

Perlu diketahui, makanan yang digoreng kurang baik dan hendaknya dibatasi. Makanan tersebut dapat menyebabkan masalah pencernaan, nyeri ulu hati dan masalah berat badan.

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya