Jum'at, 13/04/2018 12:45 WIB
Yerussalem - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengkritik kunjungannya wali kota Dublin, Irlandia ke Palestina untuk menghadiri konferensi yang membahas sengketa status Yerusalem.
"Micheal Mac Donncha seharusnya malu karena menghadiri konferensi anti-Israel di Ramallah," tulis Netanyahu lewat Facebook.
Donncha yang dilarang masuk ke Israel karena masalah Palestina, berhasil masuk melewati imigrasi bandara Tel Aviv, karena otoritas bandara salah menuliskan namanya pada daftar larangan.
Duta besar Irlandia untuk Israel telah dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Israel untuk memprotes kehadiran Donccha dalam konferensi.
Imbas Konflik Timur Tengah, Kelangkaan Bensin Picu Antrean Panjang di Irak
Pesawat Tempur F4 Yunani Jatuh Saat Atraksi Udara, Dua Pilot Tewas
IRGC Klaim Rudal Iran Hantam Kapal Induk dan Kapal Perang AS
Awal pekan ini, Dewan Kota Dublin mengeluarkan resolusi yang meminta pemerintah Irlandia untuk mengusir duta besar Israel atas kematian para demonstran Palestina di Jalur Gaza baru-baru ini.
Sejak 30 Maret, ketika aksi protes dimulai di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza dengan Israel, setidaknya 31 warga Palestina tewas ditembak tentara Israel.
Demonstran menuntut agar para pengungsi Palestina diberi "hak untuk kembali" ke kampung halaman mereka di Palestina. Unjuk rasa itu akan berlangsung selama enam minggu, hingga 15 Mei. (aa)