Minggu, 06/09/2026 09:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sebuah pesawat jet tempur Angkatan Udara Yunani jatuh saat menggelar atraksi udara di utara Athena pada Sabtu (5/9), yang menewaskan dua orang pilotnya di hadapan ribuan penonton yang menghadiri acara tersebut.
Insiden jatuhnya pesawat tempur dua kursi jenis Phantom F4 ini terjadi saat melakukan maniver di ketinggian rendah, yang kemudian memicu kobaran api serta kepulan asap hitam pekat. Pihak berwenang mengonfirmasi tidak ada korban luka dari kalangan penonton.
"Rasa duka yang mendalam dirasakan secara luas, dan doa kami menyertai keluarga dari kedua pilot yang gugur," ujar Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis. "Ini menjadi pengingat akan bahaya sehari-hari yang dihadapi para penerbang Yunani, yang selalu bersiaga penuh untuk melindungi langit Yunani."
Pejabat Angkatan Udara Yunani menyatakan bahwa jasad kedua pilot berhasil ditemukan selama operasi penyelamatan. Proses evakuasi sempat terkendala pada tahap awal akibat kobaran api di area Pangkalan Udara Tanagra, yang berjarak sekitar 60 kilometer di utara Athena.
Vietnam Air Nyaris Celaka, Pemerintah Perintahkan Evaluasi Darurat
Pesawat Wisata Kecil Jatuh dan Terbakar, 13 Orang Tewas
Turkish Airlines Kebakaran saat Mendarat di Sri Lanka
Sebanyak 11 pesawat dan helikopter pemadam air dikerahkan bersama 85 petugas pemadam kebakaran untuk mengendalikan kobaran api, yang lokasinya berada pada jarak aman dari area penonton acara tahunan Athens Flying Week.
Pihak penyelenggara langsung membatalkan seluruh sisa rangkaian acara yang dijadwalkan berlangsung sepanjang akhir pekan, sementara kobaran api memicu dikeluarkannya perintah evakuasi bagi warga di sekitar pangkalan udara.
Rekaman video saat insiden menunjukkan kepulan asap membubung dari titik benturan, yang disusul oleh ledakan kedua yang lebih besar di dekat lokasi saat badan pesawat hancur berkeping-keping.
Menteri Pertahanan Siprus, Vasilis Palmas, menyampaikan bahwa dirinya telah menghubungi Menteri Pertahanan Yunani, Nikos Dendias, untuk menyampaikan rasa duka cita mendalam atas nama pemerintahannya.
"Dengan rasa duka yang mendalam saya menerima kabar gugurnya dua perwira Angkatan Udara Yunani, yang kehilangan nyawa mereka dalam kecelakaan tragis saat pertunjukan udara di Pangkalan Udara Tanagra," tulis Palmas dalam unggahan media sosialnya.
Menanggapi musibah ini, Angkatan Udara Yunani menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari.