Minggu, 08/04/2018 13:28 WIB
Jakarta - Sejumlah situs jaring daring di Iran dan juga pusat data negara itu, telah dibobol oleh sekelompok peretas atau hacker. Peretas meninggalkan jejak bergambar bendera Amerika Serikat.
Pemerintah setempat melalui Kementerian Teknologi Informasi (TI) Iran menyatakan, pesan hacker dengan bendera AS yang ditinggalkan, tak berdiri sendiri. Katanya, karena para hacker itu pun meninggalkan pesan peringatan, "Jangan main-main dengan pemilu kami."
Iran Kecam Serangan AS ke Pulai Qeshm, Sebut Punya Hak Membalas
China Minta AS dan Iran Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata
Biaya Perang AS Lawan Iran Dilaporkan Lampaui Rp1,7 Kuadriliun
Keyword : Hacker Amerika Serikat Iran Peretas