China Tutup 128 Ribu Laman Pornografi di 2017

Selasa, 09/01/2018 12:38 WIB

Jakarta - Pemerintah China telah menutup sebanyak 128.000 situs yang berisi informasi cabul dan informasi berbahaya lainnya pada 2017

Dilansir SCMP, menurut data dari kantor nasional yang bertanggung jawab untuk memerangi pornografi dan publikasi ilegal, 30,9 juta publikasi ilegal disita sepanjang tahun ini, sementara 1.900 orang dikenai hukuman kriminal,

China telah memperketat kontrol atas konten internet sebagai bagian upaya untuk menjaga stabilitas sosial, dengan penhapusan konten vulgar dan pornografi serta penyebaran berita yang tidak sah.

Situs-situs utama yang dijalankan oleh Tencent, Baidu dan Weibo ditegur dan didenda tahun lalu oleh regulator internet China karena gagal menyensor konten dengan benar menjelang sebuah konferensi besar Partai Komunis China.

China juga telah memaksa jurnal luar negeri untuk menghapus akses ke dokumen sensitif dan ulasan buku tentang topik seperti Tibet, Taiwan dan tindakan keras 1989 di Lapangan Tiananmen sebagai bagian dari upayanya untuk memperkuat kontrol terhadap akademisi.

TERKINI
Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi Lima Saham Topang Penguatan Bursa Pekan ini Pekan Ini, IHSG Menguat 2,35 Persen Rekomendasi Warna Rumah yang Cocok untuk Daerah Panas