Iran Himbau Warganya Hati-hati di Turki

Jum'at, 29/12/2017 18:36 WIB

Tehran -  Setahun setelah pria bersenjata membunuh 39 orang di Istanbul, Kedutaan Besar Iran di Ankara menghimbau warganya agar menghindari perjalanan yang tidak perlu ke negara tersebut atau menjauh dari keramaian, jika meresa tidak aman.

"Saudara sebaya yang terhormat, mengingat keadaan darurat di Turki dan peringatan pejabat keamanan di negara ini, Anda diminta untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu dan menghadiri pertemuan (di Turki)," demikian himbauan kedutaan Iran dalam sebuah pernyataan pada Kamis (28/12).

Masih pada pernyataan yang sama, himbauan tersebut juga meminta warga Iran untuk segera menghubungi kedutaan di Ankara atau konsulat di Erzurum, Istanbul, dan Trabzon, jika ada masalah keamanan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Turki mengatakan, pihaknya akan melipatgandakan jumlah petugas polisi yang bertugas di Istanbul dan membatalkan atau melarang perayaan publik di distrik-distrik utama di kota terbesarnya pada malam tahun baru karena alasan keamanan.

Pada tanggal 31 Desember 2016, seorang pria dengan senapan serbu menembak mati warga Turki dan pengunjung dari beberapa negara di klub malam Reina eksklusif di Istanbul.

Tahun ini, sekitar 37.000 petugas polisi dan sekitar 4.000 gendarm yang menjaga keamanan di daerah pedesaan akan bertugas selama Tahun Baru, Gubernur Istanbul Vasip Sahin mengatakan kepada wartawan pada Kamis (28/12), menurut  laporan Reuters.

TERKINI
HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah Bukti Arah Swasembada Semakin Kuat Latihan Perang di Pasifik Barat, China Masuki Area Milik AS 23.000 Lebih Warga Palestina di Tepi Barat Ditangkap Zionis Israel Zelensky Ajak Eropa Bentuk Sistem Pertahanan Anti Rudal Balistik