Rabu, 20/12/2017 08:16 WIB
Seoul – Tampaknya semua usaha Amerika Serikat di Semenanjung Korea akan musnah begitu saja. Pasalnya, Korea Utara hingga detik ini tetap komitmen mengembangkan rudal dan senjata nuklirnya.
Dilansir dari Anadolu, Rabu (20/12), media pemerintah Pyongyang mengkritik Amerika Serikat. Ia menilai tawaran Gedung Putih untuk melakukan dialog tidak benar-benar tulus.
Dalam sebuah forum yang digelar pekan lalu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson menyarankan Washington untuk berunding dengan Pyongyang tanpa prasyarat, dengan meminta kesediaan Korea Utara untuk melakukan denuklirisasi.
Dalam pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Jumat lalu, Tillerson bersikeras bahwa Korea Utara harus "kembali ke meja perundingan."
Satu Orang Dilaporkan Tewas dalam Serangan Rudal Iran ke Kuwait
AS Kawal Puluhan Kapal Dagang Lintasi Selat Hormuz
Iran Bersihkan 50 Akses Terowongan Setelah Serangan AS-Israel
Harian resmi Korea Utara Rodong Sinmun melaporkan, "Sikap kami tidak akan berubah. Kami tidak akan berhenti memperkuat kekuatan nuklir kami."
Disebutkan pula bahwa Korea Utara menuding Washington mencoba mengalihkan tanggung jawab atas konflik di Semenanjung Korea.
Keyword : Korea Utara Amerika Serikat Rudal