Mantan Presiden Yaman Tewas di Tangan Houthi

Selasa, 05/12/2017 08:55 WIB

Sana`a - Mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh tewas di tangan kelompok Houthi, Senin (4/12) setelah dicurigai akan melarikan diri ke Arab Saudi. Salah satu milisi Houthi merilis video yang menunjukkan tubuh Saleh yang berdarah-darah, terbungkus selimut, dan diangkat ke atas truk.

Dikutip dari Morning Star, Saleh kabarnya terbunuh dalam sebuah penyergapan di jalan menuju Marib, kawasan di sebelah timur Kota Sana`a.

Perseteruan Saleh dan Houthi di ibu kota Sana`a terus berlanjut, setelah Houthi menuding sekutunya itu berkhianat, lantaran diam-diam menjalin kesepakatan dengan Arab Saudi. Pesawat militer Saudi diketahui turut membantu Saleh dalam pertempuran selama lima hari terakhir.

Saleh memimpin Yaman selama 33 tahun, sebelum akhirnya digulingkan pada 2012, dan mengangkat Presiden Abed Raboo Maonsour Hadi yang juga didukung oleh Saudi.

Namun pada 2015 silam, Houthi sukses menguasai Sana`a dengan bantuan pasukan Saleh. Hadi melarikan diri ke Pelabuhan Aden lalu ke Riyadh, Arab Saudi. Dan Saudi balas dendam dengan melakukan pemboman besar-besaran.

 

TERKINI
Komisi I DPR Soroti Isu Akses Udara AS: Kedaulatan RI Tak Bisa Ditawar PM Spanyol Minta China Ambil Peran Lebih Besar di Panggung Global Perkuat Pertahanan, Australia Siapkan Rp60 Triliun untuk Belanja Drone Wamendikdasmen Tinjau Langsung Persiapan TKA SD di Mataram