Putri Duterte Tepis Tudingan yang Menyebut Ayahnya Paranoid

Selasa, 17/10/2017 08:31 WIB

Jakarta - Putri Duterte sekaligus Wali kota Filipina Selatan, Davao Inday Sara Duterte-Carpio menepis pernyataan kritikus yang menyebut Presiden Rodrigo Duterte "paranoid" dan "tidak aman" 

"Tentu saja ia tidak (paranoid)," kata Carpio. "Semua klaim destabilisasi berasal dari laporan intel dan sumber terpercaya dari dalam kantor orang-orang yang diidentifikasi sebagai oposisi," tambahnya.

"Tindig Pilipinas", yang mendesak presiden untuk membuka rekening bank keluarganya atas dugaan penyelundupan mengatakan, Duterte yang lebih tua adalah orang kecil yang paranoid dan khawatir kehilangan kekuasaan".

"Ancaman destabilisasi sama nyatanya dengan terorisme," kata Carpio.

Carpio membela ayahnya, sebagai orang yang memegang posisi tertinggi di negara tersebut atas perampok kekuasaan yang tampaknya melakukan tindakan pembelaan diri untuk menyembunyikan niat mereka melawan pemerintahan Duterte.

"Bagaimana ia bisa merasa tidak aman saat menjadi presiden? Bila Anda adalah presiden, tidak ada yang akan membuat Anda merasa tidak aman seperit yang dikatakan  hasil survei atau seseorang seperti Trillanes atau kelompok yang haus kekuasaan yang disebut Tindig Pilipinas,"katanya.

Senator Antonio Trillanes IV telah menjadi kritikus vokal presiden sejak kampanye pemilihan 2016. Ia menuduh keluarga Duterte memiliki miliaran peso dalam deposito bank dan juga menuduh putra presiden Paolo Duterte terlibat dalam penyelundupan.

TERKINI
MUI Ingatkan Potensi Percaloan di Balik Wacana War Tiket Haji Trump Sebut Perang dengan Iran akan Segera Berakhir Legislator PKS: Terjadi Ketimpangan Dalam Pengelolaan Mudik 2026 Hukum Mencuri karena Kelaparan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam?