Setnov Tersangka Korupsi, Golkar Percaya Diri

Rabu, 20/09/2017 09:13 WIB

Jakarta - Meski Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) menjadi tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, partai berlambang pohon beringin itu tetap percaya diri dalam menghadapi pesta demokrasi pada Pemilu 2019 nanti.

Demikian disampaikan politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet), di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/9). Menurutnya, Partai Golkar sudah terbiasa menghadapi sejumlah ujian berat yang mengguncang solidaritas partai.

"Kami tetap percaya diri bahwa Partai Golkar tidak akan tumbang dengan berbagai kejadian ini. Ini bukan kejadian dan musibah yang pertama dialami Partai Golkar. Kita tidak rendah diri tapi kita tetap percaya diri," kata Bamsoet.

Hal itu menanggapi hasil survei yang menempatkan partai penguasa di zaman orde baru itu mengalami kemerosotan. Elektabilitas Golkar terus tergerus pasca penetapan Setnov sebagai tersangka kasus korupsi oleh KPK.

Kata Bamsoet, status hukum yang sedang menjerat Ketua DPR itu dianggap sebagai pelecut Partai Golkar. Bahkan, lanjut Bamsoet, bukan kali pertama Ketua Umum Partai Golkar terjerat kasus hukum. Dimana, Akbar Tandjung ketika memimpin Partai Golkar juga terseret kasus hukum.

"Golkar pernah ketumnya ada masalah hukum tapi justru pada saat itu kita memenangkan pemilu. Jadi tidak ada korelasinya dengan elektabilitas Partai Golkar," tegasnya.

TERKINI
Berbagai Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan Ini Amalan agar Keinginan Ibadah Haji Cepat Terkabul Wafat saat Menunggu Antrean Haji, Apakah Tetap Dapat Pahala? 22 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini