Kamis, 07/09/2017 10:01 WIB
Seoul - Kementerian pertahanan Korea Selatan mengumumkan pada Kamis (7/9) telah melakukan penyebaran sistem anti rudal THAAD sebagai langkah mendesak melawan ancaman dari Korea Utara.
Pengumuman tersebut disampaikan setelah Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (USFK) mengangkut empat peluncur interceptor rudal tambahan ke pangkalan barunya di Seongju, sekitar 300 kilometer selatan Seoul.
Namun, Kementerian menambahkan, pihaknya akan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan negara-negara tetangga terkait penyebaran simtem THAAD.
Hal itu tampaknya mengacu pada China dan Rusia, yang sangat memprotes langkah sekutu tersebut. Mereka mengklaim, sistem THAAD Amerika Serikat di semenanjung akan semakin mengguncang keamanan regional, dan akan digunakan untuk memperluas pengaruh militer Washington.
Zelensky Ajak Eropa Bentuk Sistem Pertahanan Anti Rudal Balistik
Korut Tembakkan Rudal Balistik, Ketegangan Regional Meningkat
Skin Booster dari Kulit Mayat Tuai Kontroversi di Korsel
Keyword : Rudal Korea Selatan THAAD