Rabu, 30/08/2017 17:17 WIB
Tokyo – Perdana Menteri Inggris Theresa May mendesak pemerintah China mengambil peran kunci, dalam mengatasi ketegangan di Semenanjung Korea. Hal itu disampaikan saat May melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang, Rabu (30/8).
“China menurut saya punya peran penting. Saya juga sudah menyampaikan hal ini kepada Presiden Xi Jinping agar menekan nuklir Korea Utara, bahkan menghentikannya sama sekali,” ujar May dilansir dari The Guardian.
May menegaskan bahwa Inggris menolak aktivitas nuklir dan militer yang dilakukan oleh Korea Utara (Korut). Namun, dalam hal ini Inggris tetap dalam pendirian untuk tidak ikut campur terlalu jauh. Hanya sebatas upaya mendorong China, sebagai pemilik kekuatan besar di kawasan Asia.
“Apa yang dilakukan Inggris? Apa yang kami lakukan adalah bekerja sama dengan mitra internasional kami,” imbuhnya.
IAEA: Korea Utara Capai Kemajuan Signifikan dalam Produksi Senjata Nuklir
Uji Coba Rudal Jelajah, Kim Jong Un Saksikan dari Kapal Perusak
Menlu China Puji Pencapaian Korut di Tengah Tekanan Barat
Sebelumnya Pemimpin Korut Kim Jong-un mewanti-wanti Inggris agar tidak melibatkan diri dalam ketegangan yang terjadi di Semenanjung Korea. Kim juga memperingatkan agar Inggris tidak mengikuti latihan bersama dengan Jepang, Amerika Serikat (AS), dan Korea Selatan.
“Rudal balistik Korut tidak hanya mampu mencapai Guam (AS, Red), tapi juga bisa menjangkau daratan Inggris,” ancam Kim beberapa waktu lalu.
Keyword : Korea Utara Perang Dunia Nuklir Theresa May