Minggu, 20/08/2017 17:19 WIB
Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengimbau agar aparat kepolisian khususnya Densus 88 tidak menembak mati terorisme. Namun, mengedepankan pendekatan secara persuasif dalam mengatasi radikalisme.
Ketua Umum PPP Romahurmuzy mengatakan, korban yang selama ini ditembak oleh densus 88 justru melahirkan keinginan berkorban lebih banyak. Untuk itu, ia mengimbau agar Densus 88 tidak sampai mengilangkan nyawa saat memburu terorisme.
BNPT dan LPSK Dampingi Penyintas Terorisme Bangkit Hilangkan Trauma
Dari Luka Menjadi Kekuatan, Kisah Bangkit Penyintas Terorisme
Bukan Cuma Cegah Teror, BNPT dan LPSK Pulihkan 34 Penyintas Aksi Terorisme
Keyword : Terorisme Radikalisme PPP Romahurmuziy Densus 88