Selasa, 04/07/2017 08:50 WIB
Jakarta - Presiden Emmanuel Macron mengusulkan perombakan besar besaran pemerintahan negara tersebut. Dikabarkan Perombakan itu akan mengurangi jumlah anggota parlemen hingga sepertiga.
Dilansir BBC pada Selasa (4/7), pemotongan yang diusulkan akan mengurangi jumlah anggota Majelis Nasional dari 577 menjadi 385, dan jumlah anggota Senat dari 348 menjadi 232.
Dengan melakukan hal itu, kata Marcon, Prancis akan menghasilkan pemerintahan yang lebih efisien dan menempatkan Prancis pada jalur baru.
Presiden Prancis memiliki mandat secara luas setelah menyapu kemenangan dalam pemilihan presiden dan parlemen tahun ini. Menurut laporan, jika perubahan yang diajukannya tidak disahkan oleh parlemen dalam setahun, Marcon akan mengambil keputusan untuk melakukan referendum.
Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Paraguay
Dipermanenkan dari Barcelona, Ansu Fati Bertahan di Monaco Hingga 2030
Prancis ke 16 besar Usai Bekuk Swedia
Keyword : Prancis Kabinet Emmanuel Macron