Selasa, 04/07/2017 05:45 WIB
Jakarta - Pasukan keamanan Mesir menangkap anak perempuan dan menantu pemimpin Ikhwanul Muslimin (Teroris), yang berada di pengasingan di Qatar.
Sebuah pernyataan dari jaksa mengatakan anak perempuan Youssef Al-Qaradawi, Ola dan suaminya, Hossam Khalaf, ditangkap di sebuah resor pantai Mediterania pada Minggu (2/7). Pada Senin (3/7), mereka diperintahkan ditahan selama 15 hari sambil menunggu penyelidikan berikutnya.
Mesir mencap Ikhwan sebagai organisasi teroris setelah penggulingan Presiden Muhammad Mursi 2013. Ribuan anggota Ikhwan terbunuh dan ditangkap sejak melakukan tindakan keras.
Al-Qaradawi dijatuhi hukuman mati secara in absentia (upaya mengadili seseorang dan menghukumnya tanpa dihadiri oleh terdakwa). Ia berada dalam daftar sanksi oleh Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain - empat negara Arab terlibat dalam perselisihan dengan Qatar.
Penembakkan Dekat Gedung Putih, Satu Tersangka Tewas
UEA Perbarui Daftar Teroris, Masukkan 16 Individu dan 5 Perusahaan
Qatar-AS Bahas Kemitraan Pertahanan di Tengah Krisis Timur Tengah
Keyword : Ikhwanul Muslimin Terorisme Youssef Al-Qaradawi Qatar