250 Bangunan Semi Permanen di Kemayoran Hangus Terbakar

Selasa, 02/06/2026 10:41 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Si jago merah kembali melahap 250 bangunan semi permanen di permukiman padat penduduk di Kemayoran Gempol belakang Pasar Jiung, RT 002 RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, sekitar 250 bangunan semi permanen terdampak kebakaran.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.10 WIB dan dilaporkan ke petugas sekitar pukul 21.15 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari dua rumah warga sebelum akhirnya membesar dan merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P Hutagalung mengatakan pihaknya langsung mengerahkan ratusan personel gabungan untuk membantu penanganan kebakaran dan evakuasi warga.

“Kami menerima laporan kebakaran di kawasan Kebon Kosong Kemayoran pada malam hari dan langsung mengerahkan personel gabungan bersama petugas damkar ke lokasi untuk melakukan penanganan,” kata Kombes Reynold dalam keterangannya, Selasa (2/6).

Menurut Reynold, sekitar 200 personel kepolisian diterjunkan untuk membantu warga menyelamatkan barang-barang miliknya sekaligus melakukan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran.

“Sekitar 200 personel kami kerahkan untuk membantu warga mengevakuasi barang-barang milik mereka dan memastikan proses penanganan berjalan aman serta lancar,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Metro Jaya untuk membantu kebutuhan para pengungsi melalui dapur lapangan.

“Sejak tadi malam kami sudah berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Metro Jaya dan akan disediakan dapur lapangan sejak dini hari. Pagi ini dapur lapangan sudah disiapkan untuk membantu kebutuhan warga terdampak kebakaran,” tutur Reynold.

Pihak kepolisian bersama unsur terkait juga mendirikan tenda pengungsian di kawasan Kebon Kosong bagi warga yang terdampak kebakaran.

“Kita juga memasang tenda pengungsian di lokasi Kebon Kosong untuk warga terdampak agar bisa mendapatkan tempat penampungan sementara,” lanjutnya.

Berdasarkan data sementara, sekitar 300 kepala keluarga dengan total kurang lebih 500 jiwa terdampak dalam kebakaran tersebut. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Dua korban bernama Puput dan Dika menjalani perawatan di RS Hermina Kemayoran, sementara satu korban lainnya, Suparno, dirujuk ke RSCM.

Sementara itu, saksi bernama Darni selaku pengurus RW 04 mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 WIB dari dua rumah warga di belakang kediamannya. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan tiga alat pemadam api ringan (APAR) milik sekretariat RW, namun api dengan cepat membesar.

Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan. Sebanyak lebih dari 25 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

TERKINI
Saan Pastikan Layanan Jemaah Haji di Madinah Siap, Termasuk Hotel Bintang 5 Lambang Garuda Pancasila, Mitos, dan Ideologi Bangsa 250 Bangunan Semi Permanen di Kemayoran Hangus Terbakar Mengenal Sosok Tan Malaka yang Dijuluki Bapak Republik Indonesia