Tak Benar, Jokowi Istimewakan GNPF MUI

Rabu, 28/06/2017 15:59 WIB

Jakarta - Presiden Jokowi tidak pernah mengistimewakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI). Hal itu terkait pertemuan Presiden Jokowi dengan GNPF MUI, di Istana Negara.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari mengatakan, pertemuan tersebut hanya sebatas open house Presiden Jokowi dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri.

"Terkait GNPF, adalah bagian dari open house yang terbuka untuk siapa saja, tidak eksklusif bagi GNPF," kata Eva, ketika dihubungi, Jakarta, Rabu (28/6).

Sehingga, kata Eva, acara open house yang digelar di Istana itu terbuka untuk masyarakat. Menurutnya, Presiden Jokowi sangat menjaga kesucian lebaran, memuliakan tamu, dan sekaligus menunjukkan kedekatan dengan rakyat.

"Jika itu berdampak pada image yang membaik, itu juga karena presiden yang tidak diskriminatif ke para tamu. Menteri saja antri kok, bersama rakyat," tegasnya.

TERKINI
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, Waspadai Lonjakan Penyakit Ini BMKG Umumkan Kemarau 2026 Lebih Kering Dibanding Rata-rata Selama 30 Tahun Komisi X DPR Akan Panggil Rektor UI Terkait Dugaan Pelecehan Mahasiswa Studi Terbaru Ungkap Emisi Metana Kota Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan