Tak Benar, Jokowi Istimewakan GNPF MUI

Rabu, 28/06/2017 15:59 WIB

Jakarta - Presiden Jokowi tidak pernah mengistimewakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI). Hal itu terkait pertemuan Presiden Jokowi dengan GNPF MUI, di Istana Negara.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari mengatakan, pertemuan tersebut hanya sebatas open house Presiden Jokowi dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri.

"Terkait GNPF, adalah bagian dari open house yang terbuka untuk siapa saja, tidak eksklusif bagi GNPF," kata Eva, ketika dihubungi, Jakarta, Rabu (28/6).

Sehingga, kata Eva, acara open house yang digelar di Istana itu terbuka untuk masyarakat. Menurutnya, Presiden Jokowi sangat menjaga kesucian lebaran, memuliakan tamu, dan sekaligus menunjukkan kedekatan dengan rakyat.

"Jika itu berdampak pada image yang membaik, itu juga karena presiden yang tidak diskriminatif ke para tamu. Menteri saja antri kok, bersama rakyat," tegasnya.

TERKINI
Parlemen Lebanon Sebut Hizbullah Bertindak Melawan Kehendak Rakyat Lebanon Tentara dan Pemukim Israel Lukai Warga Palestina di Dekat Hebron KPK Sita Moge hingga Mobil Porsche dari Rumah Silmy Karim 7 Tradisi Unik Sambut Kepulangan Jemaah Haji di Indonesia