China Peringatkan Jepang Agar Tak Menambah Stasiun Radar

Sabtu, 03/06/2017 17:34 WIB

Beijing - Media Pemerintah China memperingatkan ketegangan kedua negara dapat meningkat jika Tokyo menggunakan radar berbasis darat di wilayah dekat kepulauan Senkaku yang berstatus sengketa.

Menurut Cao Weidong dari lembaga penelitian militer angkatan laut dan darat China, andai Jepang terus memperkuat pertahanan radar di kepulauan Nansei atau Ryukyu tentu akan merugikan kepentingan strategis China.

“Langkah Jepang tersebut akan mengganggu langkah-langkah strategis China,” ujar Cao.

Peringatan tersebut menyusul ketegangan antara Beijing dan Tokyo.  Kedua negara berselisih dalam perselisihan teritorial atas Senkakus. Penyebaran kapal pengawal pantai China di perairan yang diklaim Jepang telah membuat jengkel Tokyo.   

Dilansir UPI, pada pertengahan bulan Mei, kepala komando Komando Pasifik A. Adm Harry Harris mengunjungi sebuah stasiun radar pertahanan diri Jepang di Pulau Yonaguni, bagian paling selatan Kepulauan Ryukyu.

China mengutuk stasiun radar tersebut saat mulai beroperasi pada 2016. Pakar militer China juga memperingatkan Jepang untuk tidak menggunakan radar X-Band yang kuat yang menyertai baterai THAAD, sistem pertahanan rudal A.S. yang saat ini beroperasi di Korea Selatan tengah.

TERKINI
Hizbullah: Gencatan Senjata Tidak Bisa Sepihak, Janji Balas Serangan Israel Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi Apa Itu Super El Nino? Ini Prediksi Terbaru dan Dampaknya ke Dunia Negosiator Iran Sebut Pembicaraan dengan AS Tunjukkan Kemajuan