Senin, 24/08/2026 21:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan empat helikopter water bombing guna membantu menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Ariansyah di Banjarbaru, Senin (24/8).
"Sudah ada empat helikopter yang standby di Kalsel, semuanya dioperasikan hari ini," kata Ariansyah melansir Antara.
Sebelumnya hanya tiga helikopter water bombing yang digunakan selama satu bulan terakhir. Yang terbaru, ada tambahan satu helikopter pergeseran dari operasi karhutla di Riau.
Karhutla Kalimantan, PKS Minta Keselamatan Warga dan Satwa Diprioritaskan
Karhutla Meluas, Legislator PDIP Desak Korporasi dan Aktor Utama Diusut
Ketua Komisi III Dorong Bareskrim Bongkar Dalang di Balik Karhutla
Berdasarkan catatan BNPB, helikopter water bombing telah bekerja di Kalsel dengan sebanyak 243 kali melakukan bom air.
Dari keseluruhan operasi udara itu, total satu juta liter lebih air telah dijatuhkan ke lahan terbakar yang sulit dijangkau petugas di darat.
Ariansyah berharap dengan penguatan operasi udara ini upaya pemadaman karhutla bisa lebih optimal.
Di samping petugas gabungan, di darat juga terus dioptimalkan upaya memadamkan api sesuai wilayah tugas yang telah dibagi.