Alasan Mengapa Hari Bulan Sedunia Diperingati Setiap 20 Juli

Senin, 20/07/2026 03:03 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 20 Juli, masyarakat dunia tidak hanya merayakan strategi di atas papan catur, tetapi juga menengadah ke langit untuk memperingati Hari Bulan Internasional (International Moon Day).

Peringatan global ini menjadi momen penting bagi perkembangan sains, teknologi, dan masa depan eksplorasi luar angkasa.

Namun, mengapa tanggal 20 Juli yang dipilih, dan apa signifikansinya bagi umat manusia? Berikut adalah sejarah dan alasan di balik peringatan Hari Bulan Internasional yang dirangkum dari catatan resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan badan antariksa dunia.

Alasan utama pemilihan tanggal 20 Juli berakar pada salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah peradaban modern: pendaratan pertama manusia di Bulan.

Pada 20 Juli 1969, misi antariksa milik Amerika Serikat, Apollo 11, berhasil mendaratkan modul Eagle di permukaan Bulan, tepatnya di kawasan yang disebut Sea of Tranquility.

Beberapa jam setelah mendarat, astronaut Neil Armstrong menjadi manusia pertama yang menapakkan kaki di Bulan, disusul oleh rekannya, Buzz Aldrin.

Momen ketika Armstrong mengucapkan kalimat legendarisnya—"Satu langkah kecil bagi manusia, satu lompatan besar bagi umat manusia"—menjadi simbol bahwa batas kemampuan manusia tidak lagi hanya mentok di atmosfer Bumi.

Meskipun peristiwa pendaratan Bulan sudah terjadi sejak tahun 1969, Hari Bulan Internasional baru diakui secara resmi oleh PBB belum lama ini.

Gagasan ini diawali oleh pengajuan dari Space Generation Advisory Council (SGAC) bersama sejumlah komite antariksa internasional. Hingga akhirnya pada 9 Desember 2021, Majelis Umum PBB secara resmi mengesahkan resolusi untuk menetapkan 20 Juli sebagai Hari Bulan Internasional.

PBB memandang bahwa pencapaian Apollo 11 bukan hanya milik satu negara, melainkan tonggak sejarah yang menginspirasi seluruh dunia untuk mempelajari sains dan antariksa.

Hari Bulan Internasional bukan sekadar perayaan untuk mengenang masa lalu atau nostalgia misi Apollo.

Perayaan Hari Bulan Internasional setiap tanggal 20 Juli biasanya diisi dengan berbagai kegiatan edukatif di seluruh dunia.

Mulai dari pameran teknologi di museum antariksa, pengamatan Bulan bersama menggunakan teleskop, hingga webinar internasional yang melibatkan para ilmuwan astrofisika terkemuka.

TERKINI
Siapa Malaikat yang Datang saat di Alam Kubur? Ini Syarat Taubat Koruptor dalam Ajaran Islam Profil Lengkap Unai Simon, Peraih Sarung Tangan Emas 2026 Pengamat RSI: Baru Spanyol dan Brazil yang Patahkan Mitos Piala Dunia