50 Persen Warga Inggris Percaya Israel Lakukan Genosida di Gaza

Selasa, 07/07/2026 21:40 WIB

London, Jurnas.com - Sebuah jajak pendapat terbaru di Inggris mencatat bahwa hanya 17 persen masyarakat di Inggris yang menganggap Israel tidak melakukan genosida di Jalur Gaza. Survei ini diselenggarakan oleh lembaga YouGov atas permintaan Council for Arab-British Understanding (Caabu).

Sebaliknya, hasil penelitian tersebut memaparkan bahwa separuh dari total responden meyakini adanya praktik genosida yang sedang berlangsung, sementara persentase sisanya mengaku tidak yakin.

Data yang dikumpulkan pada 2-3 Juli ini mengindikasikan adanya jurang pandangan yang cukup tajam antara publik Inggris dengan pemerintah mereka. Sampai saat ini, pemerintah Inggris masih enggan secara resmi melabeli tindakan Israel di Gaza sebagai genosida.

Lebih lanjut, survei ini juga menyingkap bahwa hanya 15 persen masyarakat yang mendukung agar Israel tetap menjadi sekutu Inggris. Sebaliknya, mayoritas responden yang mencapai angka 55 persen secara terang-terangan mendesak pemutusan ikatan tersebut.

"Siapapun yang menggantikan Keir Starmer (sebagai perdana menteri) harus menyadari bahwa 67 persen pemilih Partai Buruh pada 2024 percaya bahwa Israel sedang melakukan genosida. Kekuatan opini publik ini tidak boleh diabaikan lebih lama lagi," kata Direktur Caabu, Chris Doyle dikutip dari Arab News pada Selasa (7/7).

Sebelumnya pada Januari 2024, Mahkamah Internasional (ICJ) telah menyatakan adanya alasan yang masuk akal untuk menduga bahwa Israel melakukan genosida, sebuah pandangan yang juga mendapat sokongan dari sejumlah pakar independen.

Kemudian pada September 2025, Komisi Penyelidikan PBB menyimpulkan bahwa genosida memang tengah terjadi. Kendati demikian, pemerintah Inggris sejauh ini hanya memberikan pernyataan bahwa Israel berisiko melanggar hukum internasional.

Jajak pendapat tersebut turut menyoroti bahwa 48 persen warga berpihak pada pelarangan perdagangan dengan permukiman Israel. Angka dukungan terhadap wacana ini melonjak hingga 62 persen di kalangan pemilih Partai Buruh.

Tidak hanya itu, 72 persen pendukung Partai Buruh juga mendesak pemerintah Inggris untuk menjatuhkan larangan total terhadap ekspor senjata ke Israel, sebuah langkah yang sejauh ini masih ditolak oleh pihak pemerintah.

Caabu menyatakan bahwa jajak pendapat tersebut menunjukkan jurang pemisah yang sangat besar antara posisi pemerintah dan pemilih dalam masalah Israel-Palestina.

"Sementara pemerintah ragu-ragu untuk mengambil tindakan minimum yang diperlukan untuk mengatasi kekejaman Israel, publik semakin mengharapkan agar Inggris mengambil tindakan untuk menuntut pertanggungjawaban Israel," ujar pernyataan lembaga tersebut.

TERKINI
Badai Mematikan Hantam China, Sejumlah Provinsi Lumpuh Vonis Banding Kurangi Hukuman Marine Le Pen, Berpeluang Nyapres Trump Ngotot AS Harus Kuasai Greenland, Bukan Denmark 50 Persen Warga Inggris Percaya Israel Lakukan Genosida di Gaza