Kamis, 25/05/2017 14:25 WIB
Jakarta - Pada saat penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) tahun 2016 oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) di Istana Bogor, pada Selasa, 23 Mei 2017, Presiden menyatakan apresiasi kerja keras jajaran pemerintah pusat yang peroleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Namun ketika mengetahui ada kementerian yang masih menyandang opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) alias Disclaimer, Presiden yang disapa Jokowi ini suaranya rada tegas. Dia meminta agar segera berbenah.
Baleg DPR Sebut Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara
BPK Ungkap Kredit Macet Berpotensi Rugikan BTN Rp36,2 Miliar
KPK Gandeng BPK Ke Arab Saudi untuk Usut Korupsi Kuota Haji
Opini TMP maksudnya, opini jenis ini diberikan jika auditor tidak bisa meyakini apakah laporan keuangan wajar atau tidak. Opini ini bisa diterbitkan jika auditor menganggap ada ruang lingkup audit yang dibatasi oleh perusahaan/pemerintah yang diaudit, misalnya karena auditor tidak bisa memperoleh bukti-bukti yang dibutuhkan untuk bisa menyimpulkan dan menyatakan laporan sudah disajikan dengan wajar.
Sedangkan dari kelembagaan atau badan negara yang opini TMP; Lembaga Penyiaran Publik TVRI, Badan Keamanan Laut, dan Badan Ekonomi Kreatif. Presiden berpesan kepada jajarannya agar secara serius mengelola keuangannya. Sebab menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban moral kepada rakyat Indonesia.
Keyword : Presiden Jokowi Kemenpora BPK