Washington Minta Israel Hormati Keputusan Damai AS dan Iran

Jum'at, 19/06/2026 13:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Presiden Amerika Serikat J.D. Vance meminta Israel untuk menghormati proses perdamaian di Timur Tengah karena akan menguntungkan warga Israel dan negara-negara di kawasan tersebut.

Vance juga menuturkan bahwa, pihaknya hampir setiap hari melakukan kontak tingkat tinggi dengan Israel serta negara-negara Teluk.

"Pada dasarnya, warga Israel, sama seperti semua pihak lainnya, harus menghormati proses perdamaian ini yang pada dasarnya bermanfaat bagi mereka dan bagi seluruh kawasan," kata Vance dalam sebuah konferensi pers di Washington D.C., Amerika Serikat, Kamis (18/6).

Diketahui bahwa pada Kamis (18/6) Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman (MoU) secara jarak jauh untuk mengakhiri konflik militer yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.

MoU tersebut juga menetapkan jangka waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan laut mereka, serta bagi Iran untuk memulihkan lalu lintas pelayaran Selat Hormuz.

Selain itu, Iran juga berkomitmen untuk tidak memperoleh senjata nuklir, sementara isu program nuklir Iran akan diselesaikan melalui perjanjian terpisah.

Kedua belah pihak diharapkan dapat melakukan negosiasi terkait isu ini selama 60 hari ke depan. Bagi Iran, tujuan utamanya adalah sederet sanksi yang dijatuhkan kepadanya dicabut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

TERKINI
Bacaan Doa agar Terhindar dari Kekufuran dan Kemiskinan Mengapa Orang Berilmu Harus Rendah Hati? Legislator PKB Kecam Kasus Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM 4 Agustus 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini