Hizbullah Sebut Pelucutan Senjata Awal Pendudukan Lebanon oleh Israel

Senin, 25/05/2026 11:01 WIB

Beirut, Jurnas.com - Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, pada Minggu (24/5) mengatakan bahwa upaya untuk melucuti senjata kelompoknya akan berujung pada "pemusnahan" Hizbullah dan pendudukan Lebanon secara bertahap.

Dia juga bersumpah bahwa Hizbullah akan terus berperang melawan Israel.

"Keberadaan kami diancam dan kami akan membela diri menuju salah satu dari dua hasil: kemenangan atau syahid," kata Qassem dalam pidato yang disiarkan televisi lokal Al-Manar.

Dia mengatakan Israel berupaya melenyapkan perlawanan dan menduduki seluruh Lebanon sebagai bagian dari proyek "Israel Raya" (Greater Israel).

Qassem menambahkan bahwa Hizbullah tidak akan mundur meskipun konflik telah menyebabkan kehancuran dan korban jiwa.

Pemimpin Hizbullah itu juga mendesak pemerintah Lebanon untuk menempuh perundingan tidak langsung alih-alih perundingan langsung dengan Israel.

Dia memperingatkan pemerintah agar tidak mengambil sikap yang menentang kelompok perlawanan atau membuat apa yang disebutnya sebagai konsesi kepada Amerika Serikat dan Israel.

TERKINI
BNPB Kerahkan 4 Helikopter Water Bombing Atasi Karhutla di Kalsel Fokus Perang Iran, AS Batal Gelar Latihan Militer Bersama Korea Selatan Pengadilan Suriah Vonis Penjara Seumur Hidup Mantan Mufti Agung Era Assad Komisi I DPR Dukung Tak Ada Larangan Hijab di Unhan