Rabu, 20/05/2026 03:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Bahrain mengumumkan penangguhan masuknya wisatawan asing yang datang dari Sudan Selatan, Republik Demokratik Kongo, dan Uganda karena wabah virus Ebola.
Penangguhan ini akan berlaku selama 30 hari mulai Selasa, menurut kantor berita negara tersebut.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Selasa menyatakan keprihatinan mendalam atas kecepatan dan skala wabah Ebola, seiring dengan meningkatnya jumlah kasus.
Diberitakan sebelumnya, hingga saat ini, belum ada fasilitas vaksin maupun metode pengobatan terapeutik yang eksis untuk virus Ebola varian Bundibugyo, yang menjadi dalang dari wabah terbaru, dan telah menewaskan lebih dari 15,000 orang di Afrika dalam kurun waktu setengah abad terakhir.
WHO Peringatkan Wabah Ebola Kongo Makin Cepat Menyebar, Kasus Tembus 3.874
Wabah Ebola Tembus 3.200 Kasus, Korban Tewas Lampaui 1.400 Orang
Angka Kasus Ebola di RD Kongo Terus Meningkat
Mengingat wabah baru ini sebagian besar terkonsentrasi di daerah-daerah yang sulit diakses, hanya sedikit sampel yang telah diuji di laboratorium dan akumulasi data yang ada saat ini sebagian besar masih didasarkan pada kasus-kasus yang dicurigai.
Data sebelumnya pada akhir pekan lalu di wilayah timur Kongo menunjukkan total 91 orang meninggal dunia dari 350 kasus yang dicurigai. Tedros menyatakan bahwa keputusan untuk menetapkan tingkat kewaspadaan tertinggi kedua di bawah peraturan kesehatan internasional ini tidak diambil secara sembarangan.