Jum'at, 02/10/2026 09:32 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Juru Bicara Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, menyatakan terjadi serangan pada Selasa (29/9) pukul 05.11 dini hari waktu setempat yang menargetkan stasiun distribusi listrik Taibah di Madinah.
Penyelidikan dan bukti yang dikumpulkan pihak berwenang telah mengonfirmasi keterlibatan kelompok milisi Houthi dalam merencanakan dan melaksanakan aksi tersebut, berdasarkan evaluasi pasca-insiden dan puing-puing drone yang digunakan.
Serangan tersebut menyebabkan satu transformator listrik tidak dapat beroperasi, tetapi tidak mengganggu jaringan listrik secara keseluruhan.
Al-Malki mengatakan fasilitas yang menjadi sasaran merupakan fasilitas sipil yang memasok listrik untuk Masjid Nabawi di Madinah.
PM Inggris Tuding Iran Terlibat Insiden Pangkalan Udara
Pakistan Siap Gunakan Segala Cara Bela Arab Saudi dari Houthi
Spanyol Siapkan Rp244 Triliun Bantu Warga Hadapi Krisis Timteng
Dia menyebut serangan tersebut sebagai kelanjutan upaya kelompok Houthi untuk menargetkan dua kota suci, Mekkah dan Madinah, serta tindakan yang menurutnya sengaja memprovokasi jutaan umat Islam di seluruh dunia.
Koalisi mengatakan akan terus mengambil dan menerapkan langkah-langkah untuk mencegah kelompok Houthi melakukan serangan serupa.
Langkah tersebut, menurut Al-Malki, bertujuan memastikan perlindungan terhadap dua kota suci serta keselamatan para jamaah di Makkah dan Madinah.
Sumber: Saudi Press Agency