Senin, 20/04/2026 07:20 WIB
Kyiv, Jurnas.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menekankan bahwa Eropa harus memiliki sistem pertahanan mandiri untuk menangkal senjata rudal balistik.
Dalam wawancara dengan saluran televisi nasional Marathon pada Minggu (19/4) kemarin, Zelensky mengataakan bahwa Ukraina sedang menjajaki pembicaraan dengan sejumlah negara untuk merealisasikan gagasan tersebut dalam waktu satu tahun.
Pertahanan terhadap rudal balistik saat ini menjadi tantangan terbesar bagi Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia. Sejauh ini, hanya sistem Patriot buatan Amerika Serikat yang terbukti mampu mencegat rudal balistik Rusia, yang sering digunakan untuk menghancurkan infrastruktur energi, pembangkit listrik termal, dan sistem transmisi listrik Ukraina.
"Keyakinan dan ide saya adalah kita harus memiliki sistem pertahanan anti-rudal balistik Eropa. Kami sedang berbicara dengan beberapa negara dan bekerja ke arah tersebut," ujar Zelensky dikutip dari Reuters pada Senin (20/4).
Zelensky Geram Trump Longgarkan Sanksi Minyak Rusia
Bantu Tangkal Drone Iran, Ukraina Minta Imbalan Solar
Bertemu PM Inggris, Zelensky Bakal Bahas Kerja Sama Drone
Dia menambahkan bahwa meskipun tugas ini sangat sulit, target membangun sistem tersebut dalam setahun adalah hal yang realistis untuk dicapai.
Zelensky tidak merinci negara mana saja yang terlibat dalam pembicaraan tersebut. Namun, krisis ketersediaan alutsista menjadi latar belakang kuat di balik urgensi ini.
Rudal Patriot saat ini semakin langka karena eskalasi besar-besaran di kawasan Teluk untuk membendung serangan Iran. Sementara itu, satu-satunya sistem anti-balistik milik Eropa, SAMP/T buatan Italia-Prancis, hanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil.
Sebagai alternatif, perusahaan Fire Point selaku produsen rudal jelajah Flamingo asal Ukraina, mengonfirmasi kepada Reuters bulan ini bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan perusahaan-perusahaan Eropa untuk meluncurkan sistem pertahanan udara baru tahun depan.
Sistem ini dirancang sebagai solusi biaya rendah guna mengatasi ketergantungan pada sistem Patriot yang semakin sulit didapatkan.