Senin, 16/03/2026 03:30 WIB
Bandung, Jurnas.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat mulai mengambil langkah tegas terhadap kendaraan sumbu tiga atau truk bertonase besar yang melintas di jalur mudik.
Kebijakan ini diambil setelah hasil evaluasi menunjukkan bahwa kehadiran tronton menjadi salah satu faktor utama penghambat kelancaran lalu lintas selama masa mudik Lebaran 2026.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa kendaraan besar tersebut sering kali memicu kemacetan hingga kecelakaan, terutama saat mogok di tanjakan atau parkir sembarangan.
“Beberapa peristiwa kecelakaan lalu lintas itu dikarenakan kendaraan sumbu tiga yang parkir di bahu jalan sehingga memperlambat arus kendaraan, terutama saat naik dan turun,” kata Rudi saat meninjau Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, pada Minggu (15/3).
WFA Dinilai Efektif, Legislator Sebut Mudik 2026 Lebih Terkendali
Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik 122 Persen Dibanding 2025
Pimpinan DPR Apresiasi Polri, Mudik 2026 Lancar dan Terkendali
Kondisi truk yang melambat di jalur-jalur krusial dinilai memicu antrean panjang yang merugikan para pemudik lainnya.
Sebagai solusi, pihak kepolisian telah menyediakan area khusus untuk mengamankan truk yang masih nekat beroperasi atau melanggar aturan.
“Kami sudah siapkan beberapa kantong parkir untuk penampungan. Kalau masih berulang maka kendaraan tersebut akan kami kandangkan,” ujarnya.
Selain penindakan di lapangan, Irjen Pol Rudi juga memberikan imbauan kepada para pengusaha logistik agar menyesuaikan armada mereka selama periode ini agar tidak membebani kapasitas jalan.
“Kami minta kepada pengusaha atau jasa pengangkutan untuk menukar kendaraan besar dengan kendaraan yang lebih kecil agar tidak mengganggu arus mudik,” katanya.
Sejauh ini, operasi pembersihan jalur dari kendaraan sumbu tiga telah berjalan di berbagai titik, termasuk di wilayah Sumedang dan sekitarnya.
“Beberapa polres sudah melakukan penindakan. Tadi saya dilaporkan di Sumedang dan di beberapa wilayah lain juga sudah dilakukan,” ujarnya.
Kapolda menegaskan bahwa prioritas utama kepolisian saat ini adalah menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang sedang menempuh perjalanan menuju kampung halaman.
“Kita ingin arus mudik ini lancar, mudik aman, keluarga bahagia,” kata Rudi. (Ant)