Jum'at, 06/03/2026 03:03 WIB
Moskow, Jurnas.com - Pemerintah Rusia menyatakan kesiapannya untuk menjembatani ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Mikhail Ulyanov, perwakilan tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina, menegaskan bahwa Moskow terbuka untuk menjadi penengah dalam dialog damai kedua negara.
"Tentu saja, jika diperlukan, Rusia siap memberikan layanan mediasi," ujar Ulyanov dalam wawancaranya bersama surat kabar Izvestia, dikutip dari Antara pada Jumat (6/3).
Israel Selidiki Foto Tentara IDF Hancurkan Patung Yesus di Lebanon
Kapal Perusak AS Tembak dan Sita Kapal Iran di Teluk Oman
Hizbullah Beri Lima Syarat Gencatan Senjata dengan Israel
Meski menawarkan bantuan, Ulyanov mengakui bahwa peluang untuk menghidupkan kembali dialog antara Washington dan Teheran saat ini terlihat sangat kecil.
Namun, ia menekankan bahwa upaya diplomasi harus terus diupayakan demi stabilitas global.
Menurut pandangannya, konfrontasi militer tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah utama kedua belah pihak, yakni kekhawatiran AS terhadap ambisi nuklir Iran serta tuntutan Teheran akan penghapusan sanksi ekonomi.
Ulyanov meyakini pihak Iran akan menyambut baik peran Rusia sebagai mediator. Sebaliknya, ia menyentil sikap AS yang selama ini enggan melibatkan pihak ketiga karena merasa mampu menyelesaikan persoalan tersebut secara mandiri.
"Nyatanya, Amerika menangani masalah ini dengan sangat buruk," kritik Ulyanov terhadap efektivitas diplomasi AS sejauh ini.